Mempunyai hobi menanam tanaman? Kalau iya, itu adalah hobi yang sangat baik karena secara langsung/tidak langsung kita sudah membantu melakukan penghijauan. Karean dengan adanya penghijauan, itu berarti kita telah membantu mengurangi pemanasan global, terutaman di wilayah perkotaan. Selain sebagai upaya penghijauan, beberapa jenis tanaman juga bisa dijadikan hiasan (tanaman hias). Tanaman hias sering digunakan sebagai hiasan untuk mempercantik bangunan. Agar tanaman bisa tetap awet segar, anda harus mengetahui cara-cara merawat tanaman tersebut agar tumbuh subur dan tidak mudah mati. Berikut beberapa tipsnya:
Pilih Tanaman Terbaik
Hal yang pertama yang harus diperhatikan adalah memilih tanaman apa yang sesuai dengan lokasi taman / sudut ruangan. Sebenarnya ada banyak jenis tanaman hias yang bisa ditanam tetapi tidak semuanya memiliki bunga / tampilan yang menarik. Oleh karena itu, pilihlah tanaman yang terbaik dan sesuaikan jenis-jenis tanman tersbut agar terlihat lebih menarik.
Pilih Media Tanam
Pemilihan media tanam yang baik dan tepat akan berdampak pada tingkat kesuburan tanaman. Pada umumnya ada jenis media tanaman yang sering digunakan: media tanah langsung & menggunakan pot. Untuk jenis pohon-pohon besar, media tanah langsung adalah yang paling tepat. Di lain sisi media pot adalah media yang dianggap paling baik untuk menanam tanaman hias. Selain media tanah langsung dan pot, sebenarnya ada juga media karpet. Ini adalah media yang paling sering digunakan pada Taman Tegak / Vertical Garden.
Perhatikan Pupuk
Untuk beberapa jenis tanaman, pupuk merupakan hal yang penting dalam meningkatkan kesuburan tanaman tersebut. Pupuk sendiri dibedakan menjadi dua jenis: pupuk organik dan pupuk kimia. Pupuk organik dianggap sebagai pupuk yang paling bagus bila dugunakan sebagai pupuk dasar. Sedangkan pupuk kimia digunakan sebagai pupuk tambahan dengan penggunaannya yang harus dibatasi.
Siram secara Teratur
Air adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup, termasuk tanaman. Tanaman yang kekurangan air akan layu, kering, dan mati. Agar tidak terjadi hal-hal tersebut, maka tanaman perlu disirami secara teratur (sehari 2 kali). Adapun waktu yang paling tepat untuk menyiram tanaman adalah pada waktu pagi dan sore hari, karena pada waktu-waktu tersebut tanaman tidak terkena teriknya sinar matahari.
Rawat Secara Detail
Merawat tanaman secara detail ternyata sangat mempengaruhi kualitas tanaman. Dengan merawat secara detail berarti merawat tanaman dari hal-hal kecil ataupun besar yang mengganggu tanaman tersebut. Perawatan tersebut bisa dengan memeriksa selalu kelembaban tanaman, kelembaban tanah, membersihkan tanaman tersebut dari tanaman-tanaman lain yang menghinggapi atau mengganggu pertumbuhannya, dan membersihkan tanaman dari daun-daun atau dahan-dahan yang kering sehingga tanaman tersebut terlihat lebih segar dan hijau.

No comments:
Post a Comment