![]() |
| www.greenartindonesia.com |
Teknik Taman Tegak / Vertical Garden merupakan cara bertanam yang
dilakukan dengan menempatkan media tanam dalam wadah-wadah yang disusun secara
vertical, atau dapat dikatakan bahwa Vertical Garden merupakan upaya penanaman tanaman ke arah vertical. Dengan demikian penanaman dengan system Taman Tegak/Vertical dapat dijadikan alternative bagi masyarakat yang tinggal di kota, yang memiliki
lahan sempit atau bahkan tidak ada lahan yang tersisa untuk budidaya tanaman.
Jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan biasanya
adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berumur pendek atau tanaman
semusim khususnya sayuran (seperti seledri, caisism, pack-choy, baby kalian,
dan selada), dan memiliki system perakaran yang tidak terlalu luas.
Keunggulan Teknik Taman Tegak / Vertical Garden:
1. Hemat lahan dan air
2. Mendukung pertanian organik
3. Wadah media tanam disesuaikan dengan kondisi
setempat
4. Umur tanaman relative pendek
5. Pemeliharaan tanaman relative sederhana
6. Dapat dilakukan oleh siapa saja yang berminat.
Pengertian Teknik Taman Tegak / Vertical Garden
Vertical Garden berasal dari bahasa inggris yang berarti Taman Tegak, artinya sistem budidaya pertanian yang
dilakukan secara vertikal atau bertingkat. Cara bercocok tanam secara
vertikultur ini sebenarnya sama saja dengan bercocok tanam di kebun atau di
sawah. Perbedaannya terletak pada lahan yang digunakan. Misalnya, lahan 1 meter
mungkin hanya bisa untuk menanam 5 batang tanaman. Dengan sistem vertikal bisa
untuk 20 batang tanaman.
Banyak sedikitnya tanaman yang akan kita
budidayakan bergantung pada model wadah yang kita gunakan.
Bentuk-bentuk Taman Tegak (Vertical Garden)
Taman Tegak (Vertical Garden) dapat dikerjakan dengan memanfaatkan
bahan-bahan dan peralatan yang ada di sekitar kita. Pemilihan wadah media
sebaiknya dipilih dari bahan yang cukup kokoh dan mampu berdiri tegak.
Beberapa rancangan wadah media yang umum digunakan untuk Vertical Garden adalah:
• Kolom
wadah media disusun secara vertical. Setiap wadah disusun dalam posisi
tegak/berdiri dan diberi lubang pada permukaannya sebagai tempat terbuka atau
sebagai lubang tanam.
• Kolom
wadah media disusun secara horizontal. Setiap wadah dibuat dalam bentuk kolom
secara mendatar (pot, polybag, kresek, karpet) yang kemudian disusun dalam rak-rak ke arah vertikal ataupun besi.
• Wadah
media gantung. Wadah media disusun saling berhubungan lalu digantung, sehingga
menyerupai pot-pot gantung.
Langkah – langkah Pengerjaan Budidaya Tanaman
secara Tegak / Vertical:
• Memperhatikan
kondisi lahan yang akan digunakan untuk budidaya tanaman (luas lahan)
• Penyiapan
wadah media tanam sesuai dengan kondisi yang ada (dapat berupa bambu, pipa
paralon/PVC, talang air, pot plastic, kaleng bekas, polybag, plastik kresek,
dll)
• Pembuatan
bangunan vertikultur
• Penyiapan
media tumbuh tanaman (pupuk organic + tanah)
• Pemilihan
jenis tanaman yang akan dibudidayakan, tergantung kepada besar tajuk tanaman,
kebutuhan sinar matahari, dan wadah yang dipilih sebagai tempat penanaman. Ke-3
faktor ini harus diperhitungkan jika dalam satu unit bangunan vertikultur
dibudidayakan beberapa jenis tanaman sekaligus.
• Budidaya
tanaman (Persemaian, Pembibitan, Pemeliharaan, Panen dan Pasca Panen)
Reff:
http://www.ayoberkebun.com/ide/teknik-vertikultur-definisi-dan-keunggulan.html
Advertisement:
Advertisement:
![]() |
| www.greenartindonesia.com |


No comments:
Post a Comment