Monday, May 4, 2015

Beberapa Tips Merawat Taman (meliputi taman horisontal maupun vertical garden)

www.greenartindonesia.com

Bertikut ini adalah beberapa tips dalam merawat taman (Taman Horisontal & Taman Vertical)

PENYIRAMAN
 Setidaknya ada empat cara penyiraman taman (entah taman horisontal maupaun taman vertical)
1. SPRINKLE
(bisa dibeli dipasaran) pemilihan jenisnya sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan yang ada. Cara ini praktis tetapi membuat kelembaban tanah menjadi tinggi. Di taman tegak / vertical garden, cara ini adalah cara yang paling efektif.
2. Penyiraman taman dengan sistem KABUT, yaitu pipa yang telah dilubangi dengan ukuran kecil didorong dengan mesin pompa air, maka lobang dari pipa-pipa yang diletakkan diatas, mengeluarkan uap air. Namun Sistem ini masih mahal, disamping itu kita harus hati-hati dengan masalah filternya, agar kotoran tidak ikut masuk.
3. Penyiraman taman vertical ataupun horisontal dengan menggunakan SELANG AIR, ini cara konvensional, dan cara ini yang biasa kita gunakan tentunya...tapi cara ini agak kurang terlalu efektif (menurut pakarnya), dengan cara ini biasanya tanaman mendapatkan air berlebih.
4. Penyiraman taman dengan sistem IRIGASI TETES merupakan cara yang paling efisien. Air yang dikeluarkan sesuai dengan kebutuhan pada waktu yang telah ditentukan. Cara ini juga merupakan cara yang sering digunakan pada jenis taman tegak (Vertical Garden)

PEMBASMIAN HAMA
Pembasmian Hama meliputi:
1. Menjaga kebersihan tanaman dan lingkungannya
2. Mengendalikan Kelembaban, terutama pada jenis taman tegak (Vertical Garden)
3. Kuratif dengan cara mekanik(langsung mengambil hama tanaman, seperti belalang/serangga lainnya)
4. Memberi obat-obatan biologi. Ini cara yang paling aman dan ramah lingkungan.
5. Menggunakan Pestisida untuk mengendalikan hama dan penyakit. Tetapi penggunaan pestisida tidak terlalu disarankan pada jenis taman tegak / Vertical Garden

PEMANGKASAN (Pada taman horisontal maupun Vertical Garden)
Cara ini adalah dengan memotong dominasi tunas atas. Pemangkasan dilakukan agar pucuk tanaman tidak dominan sehingga terciptalah taman yang rapi. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada daun besar dan tua karena memiliki batang yang lebih keras. Jika daun muda yang dipangkas, akan menimbulkan infeksi. Infeksi juga akan terjadi jika pemangkasan berulang-ulang karena membuat bidang luka kecil. Sebaiknya pemangkasan dilakukan sekali tebas/sekali potong. Akan tetapi pada jenis taman tegak / Vertical Garden, pemangkasan cukup ditujukan pada daun atau cabang yang kering saja sehingga terlihat lebih hijau.

PENGGANTIAN TANAMAN
Penggantian Tanaman ini dilakukan jika tanaman sudah terlalu besar dan rimbun, serta tidak sesuai lagi dengan media tanamnya. Seringnya ini terjadi pada Taman Tegak (Vertical Garden)

PERBANYAKAN
Beberapa cara perbanyakan antara lain:
1. Stek, yaitu memotong batang lalu ditumbuhkan, dan akan muncul pucuk baru.
2. Cangkok, proses ini mirip stek, tetapi diakarkan terlebih dahulu. Dilakukan pada tanaman berkambium. Proses pencangkokan jangan dilakukan pada batang yang muda.
3. Benih, berupa biji dari tanaman
4. Okulasi, menempelkan mata tunas dari satu tanaman ke batang tanaman lain.

PEMUPUKAN
Pupuk ada yang cepat urai dan lambat urai. Pupuk cepat urai berupa bubuk yang langsung cair ketika dicampur dengan air. Setelah jadi cairan, pupuk bisa disiramkan pada tanaman. penggunaannya seminggu sekali paling tidak. Pupuk lambat Urai berbentuk butiran, pupuk ini cukup diberikan satu kali dalam tiga atau enam bulan sekal, ini lebih mudah dan praktis. Di taman tegak / Vertical Garden, pemupukan dilakukan dengan cara dilarutkan bersama pengairan lewat sprinkle irrigation.


Demikianlah beberapa tips merawat taman. Entah jenis taman horisontal ataupun vertical, mereka sama-sama membutuhkan perawatan agar tetap dan semakin terlihat indah.


Advertisement:
www.greenartindonesia.com

No comments: