![]() |
| www.greenartindonesia.com |
Bertikut ini adalah beberapa tips dalam merawat taman (Taman Horisontal & Taman Vertical)
PENYIRAMAN
Setidaknya
ada empat cara penyiraman taman (entah taman horisontal maupaun taman vertical)
1. SPRINKLE
(bisa dibeli dipasaran) pemilihan jenisnya
sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan yang ada. Cara ini praktis tetapi
membuat kelembaban tanah menjadi tinggi. Di taman tegak / vertical garden, cara ini adalah cara yang paling efektif.
2. Penyiraman taman dengan sistem KABUT, yaitu pipa
yang telah dilubangi dengan ukuran kecil didorong dengan mesin pompa air, maka
lobang dari pipa-pipa yang diletakkan diatas, mengeluarkan uap air. Namun
Sistem ini masih mahal, disamping itu kita harus hati-hati dengan masalah
filternya, agar kotoran tidak ikut masuk.
3. Penyiraman taman
vertical ataupun horisontal dengan menggunakan SELANG AIR, ini cara
konvensional, dan cara ini yang biasa kita gunakan tentunya...tapi cara ini
agak kurang terlalu efektif (menurut pakarnya), dengan cara ini biasanya tanaman
mendapatkan air berlebih.
4. Penyiraman taman dengan sistem IRIGASI TETES
merupakan cara yang paling efisien. Air yang dikeluarkan sesuai dengan
kebutuhan pada waktu yang telah ditentukan. Cara ini juga merupakan cara yang
sering digunakan pada jenis taman tegak (Vertical
Garden)
PEMBASMIAN HAMA
Pembasmian Hama meliputi:
1. Menjaga kebersihan tanaman dan lingkungannya
2. Mengendalikan Kelembaban, terutama pada jenis
taman tegak (Vertical Garden)
3. Kuratif dengan cara mekanik(langsung mengambil
hama tanaman, seperti belalang/serangga lainnya)
4. Memberi obat-obatan biologi. Ini cara yang
paling aman dan ramah lingkungan.
5. Menggunakan Pestisida untuk mengendalikan hama
dan penyakit. Tetapi penggunaan pestisida tidak terlalu disarankan pada jenis
taman tegak / Vertical Garden
PEMANGKASAN (Pada taman horisontal maupun Vertical Garden)
Cara ini adalah dengan memotong dominasi tunas
atas. Pemangkasan dilakukan agar pucuk tanaman tidak dominan sehingga
terciptalah taman yang rapi. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada daun besar
dan tua karena memiliki batang yang lebih keras. Jika daun muda yang dipangkas,
akan menimbulkan infeksi. Infeksi juga akan terjadi jika pemangkasan
berulang-ulang karena membuat bidang luka kecil. Sebaiknya pemangkasan
dilakukan sekali tebas/sekali potong. Akan tetapi pada jenis taman tegak / Vertical Garden, pemangkasan cukup
ditujukan pada daun atau cabang yang kering saja sehingga terlihat lebih hijau.
PENGGANTIAN TANAMAN
Penggantian Tanaman ini dilakukan jika tanaman
sudah terlalu besar dan rimbun, serta tidak sesuai lagi dengan media tanamnya.
Seringnya ini terjadi pada Taman Tegak (Vertical
Garden)
PERBANYAKAN
Beberapa cara perbanyakan antara lain:
1. Stek, yaitu memotong batang lalu ditumbuhkan,
dan akan muncul pucuk baru.
2. Cangkok, proses ini mirip stek, tetapi diakarkan
terlebih dahulu. Dilakukan pada tanaman berkambium. Proses pencangkokan jangan
dilakukan pada batang yang muda.
3. Benih, berupa biji dari tanaman
4. Okulasi, menempelkan mata tunas dari satu
tanaman ke batang tanaman lain.
PEMUPUKAN
Pupuk ada yang cepat urai dan lambat urai. Pupuk
cepat urai berupa bubuk yang langsung cair ketika dicampur dengan air. Setelah
jadi cairan, pupuk bisa disiramkan pada tanaman. penggunaannya seminggu sekali
paling tidak. Pupuk lambat Urai berbentuk butiran, pupuk ini cukup diberikan
satu kali dalam tiga atau enam bulan sekal, ini lebih mudah dan praktis. Di
taman tegak / Vertical Garden,
pemupukan dilakukan dengan cara dilarutkan bersama pengairan lewat sprinkle
irrigation.
Demikianlah beberapa tips merawat taman. Entah
jenis taman horisontal ataupun vertical, mereka sama-sama membutuhkan perawatan
agar tetap dan semakin terlihat indah.
Advertisement:
Advertisement:
![]() |
| www.greenartindonesia.com |


No comments:
Post a Comment